Pada kesempatan ini, saya tidak ingin mengajak saudara menulusi sejarah dan kronologi adanya peringatan ini. Dan tidak juga ingin membicarakan hukum mengikuti perayaan hari ini. Karena saya yakin, anda telah banyak mendengar dan membaca tentang itu semua. Hanya saja, saya ingin mengajak saudara untuk sedikit menyelami: apa itu cinta? Adakah cinta sejati dan cinta suci? Dan cinta model apa yang yang selama ini menghiasi hati anda?
Saudaraku! Anda pernah mendapat cobaan dihadapkan pada suatu keadaan sulit? Kebingungan mencari pekerjaan, atau tidak mampu membeli sebagian kebutuhan anda? Kala itu, anda hanya bisa melamun, berandai-andai dan membayangkan? Tidak jarang andapun berkata dan berjanji pada diri sendiri: Andai aku mendapat pekerjaan, andai aku memiliki uang banyak.... aku akan berbuat demikian dan demikian....
Saudaraku! Ucapkanlah : "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kamipun kepada-Nya akan kembali. Ya Allah karuniakanlah kami pahala atas ketabahan kami menerima musibah ini dan gantikanlah kami dengan yang lebih baik dibanding apa yang telah sirna karena musibah tersebut."
Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Luar biasa, masjid-masjid penuh, sampai sebagian jamaah terpaksa sholat di pelataran atau serambi masjid. Suatu pemandangan yang sangat menyejukkan pandangan setiap muslim. Masyarakat begitu antusias mengikuti setiap rangkaian shalat tarawih, dan saya yakin andapun tidak ketinggalan, bukankah demikian? Begitu semarak, antusias dan sholat tarawih dilaksanakan dengan begitu khidmatnya. Sungguh mengharukan.