Halaman ini menampilkan Dzikir Petang/Sore. Untuk melihat Dzikir Pagi, klik di sini.
Dibaca 1× di sore hari
A‘ūdzu billāhi minasy-syaithānir-rajīm.
“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”1
Dibaca 1× di sore hari
Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm. Lā ta’khudzuhū sinatuw wa lā naum. Lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ. Man dzalladzī yasyfa‘u ‘indahū illā bi-idznih. Ya‘lamu mā baina aydīhim wa mā khalfahum. Wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’. Wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ. Wa lā ya’ūdūhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.
“Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”2
Dibaca 3× di sore hari
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ ﴿٤﴾
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Qul huwallāhu aḥad (1), Allāhus-ṣamad (2), lam yalid wa lam yūlad (3), wa lam yakul-lahū kufuwan aḥad (4).
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(1) Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa.
(2) Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya segala urusan.
(3) Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan.
(4) Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.3
Dibaca 3× di sore hari
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ﴿١﴾ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ ﴿٢﴾ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ﴿٣﴾ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِى الْعُقَدِ ﴿٤﴾ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ﴿٥﴾
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Qul a‘ūdzu birabbil-falaq (1), min syarri mā khalaq (2), wa min syarri ghāsiqin idzā waqab (3), wa min syarrin-naffāthāti fil-‘uqad (4), wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad (5).
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(1) Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai Subuh.
(2) Dari kejahatan makhluk-Nya.
(3) Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita.
(4) Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.
(5) Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.4
Dibaca 3× di sore hari
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ﴿١﴾ مَلِكِ النَّاسِ ﴿٢﴾ إِلَـٰهِ النَّاسِ ﴿٣﴾ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾ الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ ﴿٥﴾ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ﴿٦﴾
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Qul a‘ūdzu birabbin-nās (1), malikin-nās (2), ilāhin-nās (3), min syarril-waswāsil-khannās (4), alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās (5), minal-jinnati wan-nās (6).
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
(1) Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia.
(2) Raja manusia.
(3) Sembahan manusia.
(4) Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi.
(5) Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
(6) Dari jin dan manusia.5
Dibaca 1× di sore hari
Amsaynā wa amsal-mulku lillāh, wal-ḥamdu lillāh, lā ilāha illallāhu, waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Rabbi as’aluka khaira mā fī hādzihil-lailati wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil-lailati wa syarri mā ba‘dahā, rabbi a‘ūdzu bika minal-kasali wa sū’il-kibar, rabbi a‘ūdzu bika min ‘adzābin fin-nāri wa ‘adzābin fil-qabr.
“Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan bagiNya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Hai Tuhan, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhan, aku berlindung kepadaMu dari siksaan di Neraka dan kubur.”6
Dibaca 1× di sore hari
Allāhumma bika amsaynā, wa bika aṣbaḥnā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikal-maṣīr.
“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu sore, dan dengan rahmat dan pertolonganMu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolonganMu kami hidup dan dengan kehendakMu kami mati. Dan kepadaMu tempat kembali (bagi semua makhluk).”7
Dibaca 1× di sore hari
Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī, wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastata‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u laka bidzambī, faghfir lī, fa-innahū lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hambaMu. Aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”8
Dibaca 3× di sore hari
Allāhumma ‘āfinī fī badanī, Allāhumma ‘āfinī fī sam‘ī, Allāhumma ‘āfinī fī baṣarī, lā ilāha illā anta. Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-kufri wal-faqr, Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābil-qabr, lā ilāha illā anta.
“Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan penglihatanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau.”9
Dibaca 1× di sore hari
Allāhumma innī as’alukal-‘afwa wal-‘āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah, Allāhumma innī as’alukal-‘afwa wal-‘āfiyata fī dīnī wa dunyāya wa ahlī wa mālī, Allāhumma astur ‘awrātī, wa āmin raw‘ātī, Allāhumma iḥfaẓnī min baina yadayya, wa min khalfī, wa ‘an yamīnī, wa ‘an syimālī, wa min fauqī, wa a‘ūdzu bi‘aẓamatika an ughtāla min taḥtī.
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf (ampunan) dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aurat badan, cacat, aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ulat, tenggelam atau ditelan bumi dan lain-lain).”10
Dibaca 1× di sore hari
Allāhumma ‘ālimal-ghaibi wash-shahādati, fāṭiras-samāwāti wal-arḍi, rabba kulli syai’in wa malīkahū, asyhadu an lā ilāha illā anta, a‘ūdzu bika min syarri nafsī, wa min syarrisy-syaiṭāni wa syirkihī, wa an aqtarifa ‘alā nafsī sū’an, aw ajurrahū ilā muslim.
“Ya Allah, yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Tuhan pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya, dan aku (berlindung kepadaMu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau mendorongnya kepada seorang muslim.”11
Dibaca 3× di sore hari
Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihī syai’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i, wa huwas-samī‘ul-‘alīm.
“Dengan nama Allah, yang tidak akan berbahaya dengan namaNya, segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”12
Dibaca 3× di sore hari
Raḍītu billāhi rabban, wa bil-islāmi dīnan, wa bi-Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyā.
“Aku rela Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabiku (yang diutus oleh Allah).”13
Dibaca 1× di sore hari
Yā Ḥayyu Yā Qayyūm, biraḥmatika astaghīts, aṣliḥ lī sya’nī kullah, wa lā takilnī ilā nafsī ṭarfata ‘ain.
“Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, wahai Tuhan Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku, dan jangan Kau serahkan kepadaku meskipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).”14
Dibaca 1× di sore hari
Amsaynā ‘alā fiṭratil-islām, wa ‘alā kalimatil-ikhlāṣ, wa ‘alā dīni nabiyyinā Muḥammadin ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alā millati abīnā Ibrāhīm, ḥanīfan musliman wa mā kāna minal-musyrikīn.
“Di waktu sore kami berada di atas fitrah Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”15
Dibaca 10× atau 1× di sore hari
Lā ilāha illallāhu, waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.
“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”16
Dibaca 100× dalam sehari
Lā ilāha illallāhu, waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.
“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”17
Dibaca 100x di sore hari
Subḥānallāhi wa biḥamdih.
“Maha Suci Allah, aku memujiNya.”18
Dibaca 100× dalam sehari
Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.
Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepadaNya.19
Dibaca 3x di sore hari
A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya.”20
- Hisnul Muslim ↩︎
- HR. Al-Hakim 1/562 ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567 ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567 ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidzi 5/567 ↩︎
- HR. Muslim 4/2088 ↩︎
- HR. At Turmudzi 3391 dan dishahihkan Al-Albani ↩︎
- HR. Al Bukhari no. 5522, 6306 dan 6323, at-Tirmidzi no. 3393, an-Nasa’i no. 5522 ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42 ↩︎
- HR. Abu Daud, Ibn Majah dan dishahihkan Al Albani ↩︎
- HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/323, At-Tirmidzi 5/465 ↩︎
- HR. Ahmad 4/337, An-Nasa’i ↩︎
- HR. An-Nasa’i ↩︎
- HR. Ahmad 3/406-407, 5/123 ↩︎
- HR. Abu Dawud 4/319, Ibnu Majah dan Ahmad 4/60 ↩︎
- HR. Al-Bukhari 4/95 dan Muslim 4/2071 ↩︎
- HR. Muslim 2692 ↩︎
- HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 11/101 dan Muslim 4/2075 ↩︎
- HR. Ahmad 2/290 ↩︎
