Tengaran, 12 Juli 2026 – Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran menyelenggarakan Pertemuan Wali Santriwan dan Santriwati Baru Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari rangkaian penyambutan santri baru sekaligus membangun sinergi antara pesantren dan orang tua dalam proses pendidikan dan pengasuhan santri.
Kegiatan ini merupakan pertemuan lanjutan setelah sebelumnya dilaksanakan pertemuan wali santri baru secara daring pada 13 Juni 2026 oleh masing-masing satuan pendidikan. Pada tahun ini, Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran menerima sebanyak 532 santri baru, yang terdiri atas 60 santri SDITQ, 224 santri MTs Putra, 118 santri IL Putra, 96 santri MTs Putri, dan 34 santri IL Putri. Dengan bertambahnya santri baru tersebut, jumlah keseluruhan santriwan dan santriwati Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran mencapai 2.642 santri.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda Dzubyan Nafis Al Labib. Selanjutnya, rangkaian acara diisi dengan sambutan dari Mudir Tarbiyah Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, sambutan aparat pemangku wilayah, sambutan perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Semarang, serta sambutan dari perwakilan wali santri baru.
Proses Sinergi dan Kerja Sama
Dalam sambutannya, Mudir Tarbiyah Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Ustaz Dr. Ujang Pramudiarto, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan sebuah proses sinergi dan kerja sama antara pesantren dan keluarga. Karena itu, orang tua diharapkan terus menjalin komunikasi dengan wali kelas serta musyrif atau pengasuh asrama untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan putra-putrinya.
Beliau juga menyampaikan bahwa para santri baru akan mengikuti program karantina selama satu bulan. Selama masa tersebut, santri tidak diperkenankan untuk dijenguk, dikunjungi, maupun ditelepon, kecuali apabila terdapat persoalan yang sangat berat. Kebijakan ini merupakan bagian dari proses membantu santri beradaptasi dengan lingkungan dan kehidupan pesantren.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen pesantren juga menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan dan pengasuhan secara optimal. Pesantren telah memperoleh sertifikat ISO dan terus berupaya menerapkan kebijakan mutu PIA CERMAT, serta mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dari bullying, kekerasan, pencurian, dan kekerasan seksual.
Sambutan dari unsur pemerintah juga menekankan pentingnya peran pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Semarang menyampaikan apresiasi terhadap Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran serta dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan serah terima dan pertemuan wali santri baru.
Sementara itu, perwakilan wali santri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas diterimanya putra-putri mereka untuk menempuh pendidikan di Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran. Para wali santri juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pesantren dalam mendidik dan membina putra-putri mereka, termasuk menerima arahan dan masukan apabila terdapat hal yang perlu diperbaiki.
Dalam sambutannya, perwakilan wali santri turut menitipkan beberapa nasihat kepada para santri baru, di antaranya untuk menghormati guru, menjaga salat, dekat dengan Al-Qur’an, serta menjaga adab dalam menuntut ilmu.
Momen Serah Terima
Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah serah terima santri baru secara simbolis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Prosesi ini menjadi simbol penyerahan amanah pendidikan dari orang tua kepada Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran untuk mentarbiyah, membimbing, dan mendidik putra-putri mereka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pertemuan ini menjadi momentum awal bagi terjalinnya hubungan yang lebih erat antara wali santri dan pesantren. Pendidikan santri tidak berhenti pada lingkungan pesantren, tetapi membutuhkan dukungan, doa, dan kerja sama orang tua agar proses pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.
Dengan bergabungnya 532 santri baru pada Tahun Ajaran 2026/2027, Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran menyambut hadirnya keluarga baru dalam perjalanan pendidikan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kemudahan kepada seluruh santri dalam beradaptasi, menuntut ilmu, menjaga adab, serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.
